Peralatan Tradisional dalam Produksi Batik Cap Sebagai Warisan Budaya Banyumas
DOI:
https://doi.org/10.57152/batik.v4i1.2134Kata Kunci:
Banyumas, Batik Cap, Budaya Lokal, Pelestarian, Peralatan TradisionalAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan peralatan tradisional dalam proses pembuatan batik cap di Rumah Batik R, Sokaraja, Banyumas. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi kasus, data diperoleh melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peralatan tradisional seperti kompor tanah liat, wajan logam, canting cap tembaga, dan meja kayu masih digunakan secara konsisten. Peralatan tersebut memiliki nilai historis dan simbolik dalam kebudayaan lokal dan memenuhi standar teknis. Hasil penelitian tambahan menunjukkan bahwa Rumah Batik R mendukung pelestarian melalui pelatihan dan kelas untuk generasi muda, serta adaptasi pemasaran digital. Studi ini menekankan bahwa pelindungan dan pengembangan budaya lokal sangat penting untuk mengatasi tantangan modernisasi dalam industri kreatif.
Referensi
Aini Qori Maulida, dan Luluk Hidayatul Affanti. "Penciptaan Batik Kontemporer dengan Teknik Cap Kertas Berbasis Ragam Hias Tradisi." Jurnal Tata Rupa 10, no. 1 (2022): 22–30. https://doi.org/10.26740/jtr.v10n1.p22-30.
Christriyati Ariani. "Simbol, Makna, dan Nilai Filosofis Batik Banyumasan." Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, 2018. Diakses 11 Juni 2025. https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpkw10/simbol-makna-dan-nilai-filosofis-batik-banyumasan/.
Bella. Strategi Keunggulan Bersaing Kain Batik Pringmas Melalui Nilai Budaya Panginyongan. Skripsi, Universitas Islam Negeri Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, 2023. https://repository.uinsaizu.ac.id/22182.
Galih, Ahmad. "Inovasi Batik Banyumas (Kajian Perkembangan Motif)." Dimensi 15, no. 2 (2019): 134. https://doi.org/10.25105/dim.v15i2.5641.
Hana, Ery Iriyanto, dan Hermi Yuliana Putri. "Semiotika Batik Banyumasan sebagai Bentuk Identitas Budaya Lokal Masyarakat Banyumas." Journal of Javanese Learning and Teaching 7, no. 1 (2019): 18–19. https://doi.org/10.15294/piwulang%20jawa.v7i1.31435.
Jahangiri, P., S. M. Kahn, S. A. Syed Abubakar, dan M. Hedayat. "A Brief Review of Malaysian Batik Developments from 1950s to 1980s." ATRAT: Jurnal Seni Rupa 1, no. 3 (2013). https://doi.org/10.26742/atrat.v1i3.395.
Pratama Rafi Aulia. "Strategi Pengembangan Industri Kreatif Batik di KUB Pringmas Desa Papringan Kabupaten Banyumas." Jurnal Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan 7, no. 1 (2022): 45–52. https://doi.org/10.25077/jekk.v7n1.p45-52.
Ratih, Fitri Amalia, Indah Mutiara Lestari, dan Bagus Santosa. "Ecotourism Edukatif Batik Banyumas sebagai Media Pelestarian Budaya Lokal." Jurnal Pariwisata Nusantara 4, no. 3 (2022): 112–120. https://doi.org/10.1234/jpn.v4n3.p112.
Rizqa Afifah Q., Ayu Puspita P., Indah Siti Chamid, Anita Ariesta, dan Irma M. Chanifia. "Strategi Pengembangan Industri Kreatif di Kampung Batik Sokaraja Kabupaten Banyumas." Jurnal Ilmiah Sosial 5, no. 1 (2024): 1872–1875. https://doi.org/10.5678/jis.v5n1.1872
Wibawanto, Triyanto, Agus Cahyono, dan Tri Rachmadi Rohendi. "Digital Innovation for Traditional Batik Crafter." PEOPLE: International Journal of Social Sciences 6, no. 2 (2020): 568–574. https://doi.org/10.20319/pijss.2020.62.568574.
Yusmar Ahmad Hadi. "Efisiensi Produksi Kain Batik Cap." Jurnal Ekonomi Pembangunan 13, no. 1 (2012): 80. https://doi.org/10.23917/jep.v13i1.184.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Novita Suryaningrum, Aisyah Azzahra, Rizky Batrisyia Rahmah, Tantra Adhinata Narendra, Yusida Lusiana, Octaria Putri Nurharyani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright © by Author; Published by Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI)
This Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







