BATIK: Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural https://journal.irpi.or.id/index.php/batik <p><strong>BATIK: Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural</strong> adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI). Fokus utama dari Jurnal BATIK adalah hasil Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Pengabdian Masyarakat Berbasis Riset dan Pengembangan Masyarakat secara Nasional. Jurnal BATIK terbit 3 (tiga) kali dalam satu tahun (April, Agustus dan Desember) dengan 6 (enam) artikel dalam setiap nomor terbitan. Jurnal BATIK ditulis dengan menggunakan Bahasa Indonesia terdiri dari 6 sampai dengan 10 halaman A4, menggunakan manajemen referensi mendeley dan similarity/ plagaiarisme dibawah 20%. Penyerahan naskah pada Jurnal BATIK menggunakan sistem Open Journal System (OJS) dengan menggunakan format Microsoft Word (.doc atau .docx).</p> Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI) en-US BATIK: Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural 2987-422X <p><strong><em>Copyright © by Author; Published by Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI)</em></strong></p> <p><a href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license"><img src="https://i.creativecommons.org/l/by-sa/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a></p> <p>This <a href="https://journal.irpi.or.id/index.php/batik/index" rel="cc:attributionURL">Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural</a> is licensed under a <a href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License</a>.</p> Penguatan Wawasan Kepenulisan Proposal Classroom Action Research dengan Pemanfaatan Teknologi Informasi https://journal.irpi.or.id/index.php/batik/article/view/2699 <p>Guru disarankan memiliki kompetensi profesional yang tidak hanya mencakup pelaksanaan proses pembelajaran, tetapi juga melakukan refleksi melalui penelitian tindakan kelas (PTK). Namun, banyak guru masih menghadapi masalah dalam menyusun proposal PTK, terutama dalam menemukan masalah, menyusun kajian pustaka, merancang metodologi penelitian, dan memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung penulisan ilmiah. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan guru dalam menyusun proposal PTK menggunakan berbagai platform teknologi informasi. Kegiatan tersebut diadakan di SMP Negeri 102 Jakarta yang melibatkan 20 guru. Metode pelaksanaan menggunakan ceramah, diskusi, demonstrasi, praktik, dan pendampingan berbasis proyek. Pelatihan dilakukan dalam empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, penugasan penyusunan proposal, dan evaluasi hasil penugasan proposal yang dibuat oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa semua peserta memahami konsep dasar PTK dan mampu menyusun proposal secara sistematis dan ilmiah. Mereka juga mampu memanfaatkan berbagai platform digital untuk mengelola sitasi, mencari referensi ilmiah, dan melakukan parafrase guna mengurangi plagiarisme. Antusiasme peserta pelatihan juga menunjukkan bahwa mereka lebih termotivasi untuk melakukan penelitian sebagai bagian dari pengembangan profesionalisme guru. Kegiatan ini juga memberikan kontribusi positif terhadap kemampuan guru dalam menyusun proposal PTK berbasis teknologi informasi serta mendorong pertumbuhan budaya penelitian dan penulisan ilmiah di sekolah.</p> Ismailah Ismailah Copyright (c) 2026 Ismailah Ismailah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-17 2026-08-17 4 2 55 60 10.57152/batik.v4i2.2699 Islam Rahmatan Lil Alamin: Implementasi dalam Pendidikan di Era Pluralisme https://journal.irpi.or.id/index.php/batik/article/view/2404 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai Islam <em>Rahmatan Lil Alamin</em> dalam dunia pendidikan di era pluralisme melalui studi kasus lapangan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus nonpartisipan melalui observasi aktivitas sekolah, pencatatan dokumen inti, dan dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai Islam <em>Rahmatan Lil Alamin</em> tidak hanya diintegrasikan melalui kurikulum teoretis, melainkan juga diaktualisasikan secara nyata melalui momentum peringatan Hari Pahlawan. Proses internalisasi dilakukan oleh Guru PAI melalui wejangan kontekstual yang menekankan dua poin esensial: toleransi aktif dalam keberagaman (saling menghormati keyakinan) dan refleksi sejarah kerja sama lintas agama para pahlawan demi persatuan bangsa. Sesi tersebut ditutup dengan doa bersama secara inklusif di mana siswa dipersilakan berdoa sesuai kepercayaan masing-masing. Selanjutnya, nilai tersebut dimanifestasikan melalui kegiatan sosial-fisik jalan santai teatrikal, di mana peserta didik melakukan <em>cosplay</em> mengenakan pakaian adat dan kostum pahlawan nasional. Aktivitas luar kelas ini terbukti efektif dalam mencairkan sekat sosial, menumbuhkan sikap ramah, menghargai keberagaman, serta membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, toleran, dan penuh kasih sayang guna menangkal paham ekstremisme sejak dini di lingkungan institusi pendidikan.</p> Muhammad Bukhori Yasiin Nita Yuli Astuti Copyright (c) 2026 Muhammad Bukhori Yasiin, Nita Yuli Astuti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-20 2026-09-20 4 2 61 69 10.57152/batik.v4i2.2404 Integrasi RFID pada Sistem Perpustakaan Digital untuk Mendukung Literasi Sekolah Binekas https://journal.irpi.or.id/index.php/batik/article/view/3027 <p>Perpustakaan sekolah memiliki peran penting dalam mendukung literasi siswa, tetapi pengelolaannya masih menghadapi kendala dalam pencatatan koleksi, peminjaman, pengembalian, serta pemantauan sirkulasi buku. Sekolah Binekas sebelumnya telah mengembangkan sistem perpustakaan digital berbasis web, namun layanan sirkulasi masih perlu diperkuat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat sistem melalui integrasi Radio Frequency Identification (RFID), meliputi registrasi UID RFID, pemanfaatan RFID reader, serta fitur peminjaman dan pengembalian otomatis. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research dan community-based empowerment dengan melibatkan mitra dalam analisis kebutuhan, validasi sistem, implementasi, pengujian, dan pendampingan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa fitur utama integrasi RFID dapat berjalan sesuai dengan skenario yang dirancang, meliputi registrasi UID, pemindaian RFID, pencatatan peminjaman dan pengembalian, serta deteksi otomatis jenis transaksi. Sebagai fondasi pengembangan, sistem perpustakaan digital sebelumnya telah mencapai tingkat keberhasilan 100% dari 72 skenario uji, dengan rata-rata waktu transaksi 5,76 detik dan waktu muat katalog sekitar 2 detik. Pada tahap validasi dan pendampingan, pihak sekolah memberikan masukan terkait kemudahan penggunaan, kebutuhan fitur, serta kesiapan penerapan RFID. Secara keseluruhan, integrasi RFID mendukung pengelolaan perpustakaan yang lebih efisien, akurat, terdokumentasi, dan berbasis data di Sekolah Binekas</p> Surya Michrandi Nasution Reza Rendian Septiawan Angel Metanosa Afinda Irwan Irwan Diedrick Darrell Darmadi Kenneth Matthew Yonathan Kevin Radinka Copyright (c) 2026 Surya Michrandi Nasution, Reza Rendian Septiawan, Angel Metanosa Afinda, Irwan Irwan, Diedrick Darrell Darmadi, Kenneth Matthew Yonathan, Kevin Radinka https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-20 2026-09-20 4 2 70 77 10.57152/batik.v4i2.3027 Perancangan Game Interaktif Mobile 2D dengan Unity Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Inggris https://journal.irpi.or.id/index.php/batik/article/view/2221 <p>Kemampuan memahami dan menggunakan bahasa Inggris sejak dini memberikan siswa akses yang lebih luas terhadap pengetahuan, sumber belajar global, dan kesempatan untuk berkembang dalam dunia internasional. Bahasa ini kerap menjadi jembatan dalam komunikasi lintas negara, baik dalam ranah akademik maupun profesional. Dalam bidang teknologi informasi, kemampuan berbahasa Inggris menjadi sangat krusial karena sebagian besar dokumentasi teknis, literatur ilmiah, perangkat lunak, serta komunikasi industri global menggunakan bahasa Inggris sebagai standar. Tanpa penguasaan bahasa tersebut, siswa akan kesulitan mengikuti perkembangan teknologi yang sangat cepat dan dinamis. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran bahasa Inggris sering kali terasa membosankan dan kaku, terutama ketika disampaikan melalui metode konvensional yang kurang melibatkan siswa secara aktif. Hal ini berdampak pada rendahnya minat belajar dan kurangnya pemahaman kontekstual terhadap penggunaan bahasa dalam situasi nyata. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan pengembangan media pembelajaran berbasis game menggunakan platform Unity. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, proses pengembangan meliputi analisis kebutuhan siswa dan metode pembelajaran, serta desain game edukatif. Diharapkan media pembelajaran ini dapat meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan berbahasa Inggris siswa secara efektif dan menyenangkan.</p> Rita Dewi Risanty Riza Samsinar Alika Raisya Copyright (c) 2026 Rita Dewi Risanty, Riza Samsinar, Alika Raisya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-20 2026-09-20 4 2 78 85 10.57152/batik.v4i2.2221 Analisis Keefektifan Metode Role Playing dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Ibtidaiyah/ Sekolah Dasar https://journal.irpi.or.id/index.php/batik/article/view/1998 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan penerapan metode Role Playing dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD). Pemilihan metode pembelajaran yang tepat memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran, terutama dalam meningkatkan keterlibatan, motivasi, pemahaman, dan hasil belajar siswa. Metode Role Playing merupakan salah satu pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman yang melibatkan siswa secara aktif melalui kegiatan memainkan peran, mensimulasikan tokoh, serta menggambarkan peristiwa tertentu sesuai dengan materi yang dipelajari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka (literature review) dengan menelaah berbagai sumber yang relevan, meliputi artikel jurnal, buku referensi, dan hasil penelitian terdahulu. Data dianalisis secara deskriptif melalui proses pengumpulan, pengelompokan, perbandingan, dan sintesis hasil penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan metode Role Playing secara umum efektif dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar, partisipasi aktif, interaksi sosial, kepercayaan diri, pemahaman materi, serta hasil belajar siswa. Keefektifan metode ini dipengaruhi oleh kesiapan guru, kesesuaian materi, perancangan skenario, serta keterlibatan siswa. Dengan demikian, Role Playing dapat menjadi metode pembelajaran alternatif yang interaktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa dalam pembelajaran SKI di tingkat MI/SD</p> Aenun Nisa Dian Rif'iyati Copyright (c) 2026 Aenun Nisa, Dian Rif'iyati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-20 2026-09-20 4 2 86 91 10.57152/batik.v4i2.1998